ALUMINIUM ANODE

Aluminium (AL) Anode digunakan untuk air laut, dimana resistivitas air laut rendah 25—30 ohm.cm sedangkan resistivitas air laut = 150 Amp dan current capacity 2500 – 2700 Amp. Kaidah diatas itulah yang harus dipahami saat menggunakan Aluminium Anode untuk memproteksi korosi kapal yang beroperasi di air laut tapi menggunakan Zinc Anode akan merugikan masa proteksi korosi karena kapasitas Zinc Anode hanya 780 Amp, artinya 1 kg Aluminium Anode sebanding dengan 3 kg Zinc Anode

Aluminium Anode PT Nobel Indonesia diproduksi sesuai dengan standar NACE dan MIL-A-24779 (SH). Kami dapat memproduksi berbagai ukuran, dimensi. Kami juga dapat menyediakan tipe tipe anode untuk berbagai jenis kapal seperti Tug boats, Barge, Tanker, Cargo, Bulk     Carries, dan Container.

Kapasitas Arus

Kapasitas arus yang ada pada Aluminium Anode adalah 2500 - 2700 Ah/Kg

Laju Konsumsi

Laju konsumsi untuk Aluminium Anode adalah 3.2 - 3.7 Kg/Amp.year

Efisiensi

Efisiensi dari penggunaan Aluminium Anode mencapai 85% - 90%

Anode Open Circuit Potential

(-1031) - (-1140) mV vsAg/AgCL/Seawater

Komposisi Standar

Nace

MIL-A-24779 (SH)

Tipe Anode

Kami menyediakan berbagai tipe Aluminium Anode untuk dipasang di semua bagian kapal mulai dari depan hingga belakang

gudang anode & Tes potensial anode nobel

FAQ Tentang Anode untuk kapal

Logam galvanic yang berfungsi untuk mengendalikan korosi dengan cara menyuplai arus listrik melalui proses elektro kimia dari logam yang reaktif ( anode )  ke logam yang dilindungi ( plat kapal ).

Yang di beli dari Anode adalah ARUS LISTRIK.

Aluminium Anode =  Open Circuit (Belum Terpasang) = – 1050 mV sampai – 1100 mV

                                 =  Close Circuit (Sudah Terpasang)  = minimum – 800 mV – 950 mV

Zinc Anode            =  Open Circuit (Belum Terpasang) =  -1032 mV sampai -1140 mV

                                =  Close Circuit (Sudah Terpasang) = – 800 mV – 950 mV

Berdasarkan ship particular kapal meliputi

  • Jenis kapal
  • LBP / LOA
  • Lebar
  • Draft
  • Life time

Berdasar data data diatas akan bisa dihitung berapa kebutuhan arus listrik untuk memproteksi kapal tersebut. Dari kebutuhan total arus listrik dibagi kapasitas arus dan utility factor maka akan ditemukan berapa kilo kebutuhan anodenya.

Saat pemasangan hindari terkena paparan langsung dengan Cat, Coating, grace dan sabun. Karena akan berfungsi sebagai isolator maka anode menjadi tidak bisa mengeluarkan arus listrik karena terhalang oleh isolator tersebut.

Sebaiknya memakai kertas koran untuk membungkus anode agar tidak terpapar cat, coating, sabun, oli dan grace.

Kertas koran akan hancur dengan sendirinya saat kapal turun ke air.

Jumlah anode yang di pasang harus sesuai dengan jumlah perhitungan kebutuhan anode berdasarkan data ship particular kapal.

Pemasangan anode dengan baik dan benar di kapal bisa di cek dengan mengukur potensial plat kapal nilai potensialnya memenuhi standar minimum > dari – 800 mV

Artinya pemasangan anode tidak terpapar oleh cat, coating, sabun, grace, dan jumlah anode terpasang sesuai perhitungan.

Anode mulai bekerja ketika ada luka / korosi pada plat kapal walaupun sebesar jarum sehingga plat ini mengeluarkan electron positif, maka electron positif ini akan terhubung dengan anode yang memancarkan electron negatif, itulah sebabnya anode ini disebut sacrificial anode atau anode yang dikorbankan.

Bila proses ini terjadi, maka proses korosi di plat kapal bisa di hambat.

Apabila anode nya tidak bisa memancarkan electron negatif, maka electron positif yang terpancar dari plat kapal yang korosi akan memakan kembali plat kapal tersebut sehingga proses korosi berjalan dengan cepat.

  • Komposisi material anode tidak memenuhi standar
  • Coating pada plat kapal banyak yang mengelupas sehingga kapal memerlukan supply arus listrik dalam jumlah yang besar tapi tidak bisa disupport oleh anode yang ada.
  • Jumlah anode yang di pasang tidak sesuai perhitungan berdasar ship particular untuk mengcover kebutuhan arus listrik yang di butuhkan kapal untuk proteksi.
  • Anode yang di pasang banyak yang hilang.
  • Karena jumlah kebutuhan arus listrik besar sedangkan supply arus listrik dari anode tidak mencukupi mengakibatkan nilai potensial akan turun.

Pada prinsipnya nilai potensial anode secara open circuit adalah tetap sesuai standar -1050 mV.

Pembuktian anode sebenarnya tetap berfungsi memberikan proteksi pada plat kapal pada saat potensial rendah ialah dengan cara memotong anode yang terpasang dan di ukur nilai potensialnya tetap sesuai standar -1050 mV

Penurunan nilai potensial di kapal berkaitan dengan supply arus listrik antara kebutuhan dan supply dari anode tidak seimbang sehingga mengakibatkan turunnya potensial kapal.

Kebutuhan arus listrik untuk memproteksi kapal bisa dihitung sesuai dengan ship particular dan masa prteksi yang dikehendaki. Tentunya sudah ada nilai jumlah kebutuhan anodenya. Bila jumlah anode yang dipasang dikurangi dari yang seharusnya maka akan memberikan akibat:

  • Masa proteksi anode terhadap kapal akan lebih pendek waktunya dari pada waktu yang ditentukan.
  • Dikhawatirkan terjadi korosi yang sangat banyak dan dapat merusak plat kapal dan resiko terburuk adalah terjadinya kebocoran plat dan kapal tenggelam